Protected: UTS IMK – Oktober 2011
Permalink Enter your password to view comments.
Pembahasan bisa kita tinjau dari dua model aplikasi web yang ada saat ini. Pertama dari aplikasi web yang berbasis html dan berbasis Ajax / Rich Internet Application (RIA).
Web pada awalnya adalah lingkungan navigasi di mana pengguna sering beralih dari halaman satu ke halaman lain untuk mendapatkan informasi menggunakan hyperlink. Jika pengguna merasa berada di dalam lingkungan yang tidak diinginkan atau tidak diketahui akhirnya, mereka lebih mengandalkan tombol Back atau Close pada Window. Perilaku Back ini sangat kuat bagi pengguna Web sehingga pada kasus aplikasi/form yang berbasis html, pembuatan tombol Cancel/Batal secara eksplisit tidak perlu dilakukan. Jika memang pengguna berniat membatalkan apa yang dia lakukan atau pada saat awal dia sudah melihat form yang tidak dia inginkan, maka pengguna lebih cenderung menekan tombol Back.
Untuk rekan-rekan ilkomerz 44 yang sedang nyari topik skripsi,
berikut tawaran topik dari saya, mungkin bisa jadi pertimbangan … atau mungkin ada juga yang menambahkan idenya dari sini.
Melanjutkan tulisan saya sebelumnya tentang blog offline, saya masih mencoba menerawang apa yang dihasilkan oleh mbah Google dan menemukan software gratis lain yang jauh lebih keren.
Zoundry Raven membuat saya terkagum-kagum dengan berbagai fasilitas software yang sangat lengkap. Diawali dengan pembuatan profil sehingga bisa digunakan beberapa orang, mengeset online media storage yang sangat membantu pada kasus blog di staff.ipb.ac.id yang masih memiliki kelemahan pada penanganan medianya. Sampai pada antarmuka multiblogging yang sangat membantu pengguna. Aplikasi yang luar biasa dan sangat-sangat dianjurkan bagi anda yang punya blog di beberapa tempat atau yg hosting blognya tidak sempurna
Beberapa teman-teman di lingkungan kerja saya sering beralasan terkendala menulis blog secara online. Selain harus terhubung ke Internet yang (katanya) lambat, login dari captive portal yang sering muncul bersama dengan sertifikat https yang memerlukan beberapa langkah untuk nyampe ‘ke sana’. Saya awalnya tidak terlalu percaya kalau hal tersebut merepotkan sampai saya benar-benar memakai Windows (atau tepatnya Internet Explorer) untuk mengakses Internet di lingkungan kami (maaf, saya pengguna Mac yang tidak terlalu repot dalam hal-hal semacam ini).
Di Mac, saya biasa menggunakan MarsEdit untuk menulis blog offline, dan saya penasaran tidak mungkin jika di Windows tidak ada perangkat lunak serupa yang bisa digunakan. Akhirnya setelah mencoba ke Mbah Google, dan meraba-raba hasil penerawangannya, saya menemukan sebuah software sederhana dari sisi antarmuka, sesuai task yang dikerjakan pengguna, dan pastinya gratis. BlogDesk nama softwarenya. Anda dapat melihat screenshot aplikasi tersebut di gambar berikut.
saya ‘terpaksa’ harus masuk ke Windows untuk mencoba software ini dan memastikan bahwa bisa digunakan di blog staff.ipb.ac.id . Saya tidak menemukan masalah dalam penggunannya, bahkan sangat mudah dibandingkan dengan posting blog secara online.. So guys. Are you dare blogging offline?
tautan untuk unduh aplikasi ini : http://www.blogdesk.org/en/download.htm